Direktur Utama Bank Mandiri yang juga Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Agus Martowardojo mengatakan, dalam menghadapi kasus-kasus seperti Bank Eksekutif yang notabene adalah bank milik keluarga, BI harus lebih jeli dalam melakukan pengawasan. Apalagi kabarnya ada 4 bank yang masuk pengawasan intensif BI termasuk Bank Eksekutif.
"Kalau kondisi masing-masing bank saya tidak tahu tapi kalau ada empat bank yang berpotensi, diharapkan BI cepat ambil tindakan, untuk memperbaiki diri, kalau tidak bisa memperbaiki diri diambil tindakan tegas sebelum mereka membuat sistem perbankan resah dan membuat masyarakat juga resah," jelas Agus saat ditemui di Jakarta Internasional Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BI harus tegas, jangan dibiarkan berlarut-larut. Kalau mau diselamatkan sekarang, kalau mau ditutup sekarang. BI pasti tahu kondisinya (makro) seperti apa, kondisinya yang tahu otoritas. Jadi kalau mau menyelamatkan badan, kaki harus hilang, jadi silahkan hilangkan kaki. Dan kalau harus mati, silahkan potong lehernya," tegas Sofyan.
(nia/dnl)











































