"Kita baru saja menurunkan suku bunga dan berlaku efektif mulai 1 Maret mendatang,β ujar Direktur Utama BTN Iqbal Latanro di saat ditemui di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
Menurut Iqbal, saat ini tidakΒ memungkinkan bagi BTN untuk menurunkan suku bunga KPR secara drastis karena diperlukan beberapa pertimbangan. Di antaranya terkaitΒ dengan cost of fund (biaya dana) perusahaan yang memengaruhi suku bunga perbankan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada juga disampaikan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Gatot M. Suwondo. Menurutnya, untuk menurunkan selisih suku bunga KPR hingga 2% sulit direalisasikan.
"Bagi pengembang memang menguntungkan tetapi bagi kami tidak bisa,β jelasnya.
(nia/dnl)











































