"BI yang dibutuhkan itu figur yang mengangkat moril pekerja di BI karena masalah politik di BI dan bisa berkelahi untuk membela BI," ujar Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan usai Talk Show 'Membedah APBN 2010' di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Senin (22/2/2010).
Meskipun begitu, Ichsan menilai selama kurang lebih 9 bulan tanpa Gubernur kinerja BI sudah baik. Padahal pada akhir 2008 sektor perbankan RI sempat terguncang krisis ekonomi global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, walaupun dianggap telah bekerja dengan baik tanpa Gubernur, BI tetap membutuhkan sosok Gubernur sebagai unsur simbolik bank sentral.
Mengenai kemungkinan Sri Mulyani untuk mengisi jabatan orang nomor 1 di BI ini, Fauzi menyatakan investor selama ini telah menjadi ikon refomasi birokrasi di kalangan pemerintahan. Jika BI membutuhkan sosok untuk menerapkan reformasi birokrasi maka BI telah memiliki sosok tersebut yaitu Darmin Nasution.
"Sri Mulyani sukses dalam reformasi birokrasi, dia sudah sebagai ikon reformasi birokrasi. Kalau ada kebutuhan untuk reformasi di BI, kan di BI sudah ada Pak Darmin. Mereka ini kan 2 ikon reformasi birokrasi di mata investor," tandas Fauzi.
(nia/dnl)











































