Laba Bank Permata Naik Tipis 5%

Laba Bank Permata Naik Tipis 5%

- detikFinance
Kamis, 25 Feb 2010 06:56 WIB
Laba Bank Permata Naik Tipis 5%
Jakarta - PT Bank Permata Tbk mencetak laba bersih Rp 486 miliar pada tahun 2009, atau hanya naik tipis 5% dibandingkan laba bersih tahun 2008 yang sebesar Rp 461 miliar.

Total pendapatan Bank Permata mencapai  Rp  3,74 triliun, meningkat 15%  YoY dengan ditopang oleh pertumbuhan kredit yang berkesinambungan dan pendapatan operasional  lainnya. 

Pendapatan bunga bersih naik 15% Yoy menjadi Rp 2,96 triliun, sementara itu pendapatan operasional lainnya  mencapai Rp 785 miliar di tahun 2009, atau tumbuh sebesar 15%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laba operasional mengalami kenaikan Rp 119 miliar atau tumbuh 19% menjadi Rp 740 miliar di akhir tahun 2009. Bank Permata berhasil menekan biaya operasional dibawah 8% menjadi Rp 2,46 triliun untuk melanjutkan investasi didalam sistem dan proses, pelatihan serta pengembangan karyawan.

Untuk pertumbuhan  kredit  sebesar  18%  selama  tahun 2009 dari Rp 34,85 triliun menjadi  Rp  41,20 triliun (YoY). Kredit tumbuh di semua segmen bisnis.

PermataBank  secara  berkesinambungan  memperkokoh  struktur permodalan dan likuiditasnya. Penyertaan  modal dari pemegang saham naik hingga 13% Yoy menjadi Rp 4,84 triliun. Rasio Kecukupan Modal CAR) setelah memperhitungkan risiko pasar berada di level  12,2%, diatas ketentuan minimal Bank Indonesia sebesar 8%.

Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami peningkatan sebesar 7% YoY menjadi Rp 45,72 triliun. Giro dan Tabungan mencatat pertumbuhan masing-masing sebesar 17% dan 37% YoY menjadi Rp 10,95 triliun dan Rp 9,68 triliun. Sementara itu dana  mahal  berupa  Deposito  mengalami penurunan 5% YoY menjadi Rp 25,10
triliun di akhir 2009.

Loan  to Deposit Ratio (LDR) berada di tingkat optimal 90,6% di akhir tahun 2009 dibanding  81,8% pada periode yang sama di tahun 2008. Cost to Income Ratio  (CIR) mengalami perbaikan dari 70,1% di tahun 2008 menjadi 65,8% di tahun 2009.

Rasio Non-Performing Loan (NPL) net tercatat 1,5% pada  periode  Desember 2009. Sementara itu rasio pencanangan aset mencapai 137% di akhir 2009.

Unit  Usaha Syariah Bank Permata mengalami peningkatan laba bersih yang signifikan hingga mencapai Rp 82,3 miliar, atau tumbuh 73% di  tahun  2009.  Bisnis Bank Permata Syariah melanjutkan keberhasilan dalam menggabungkan  nasabah  yang telah ada dengan infrastruktur. Aset meningkat Rp 241 miliar, atau tumbuh 19%YoY menjadi Rp 1,54 triliun pada tahun 2009.

"Hasil  yang  kami  capai ini mencerminkan kekuatan  dari  model  perbankan  dan  jaringan  cabang kami," jelas David Fletcher, Direktur Utama Bank Permata dalam siaran persnya, Kamis (25/2/2010).



(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads