Hal ini disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono ketika ditemui di kantor Presiden, Jakarta, Senin (1/3/2010).
"Rata-rata tiap bulan ada Rp 250 triliun undisburshed loan yang tidak dimanfaatkan. Kita menghormati proses politik Pansus Century, tapi politik penting, ekonomi tidak kalah penting. Kiranya bisa dipercepat proses penyelesaiannya," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sigit, jika penyelidikan kasus Century ini berlarut-larut, maka akan merugikan banyak pihak. Dengan banyaknya jumlah undisburshed loan, maka akan banyak dunia usaha yang merugi.
"Menurut saya jangka menengah panjangnya tetap saja dunia usaha rugi. Karena seharusnya kita harus sudah bisa take off, sekarang kita mau lihat lihat. Ujung dari proses ini apa. Pertanyaan dari pengusahakan itu, termasuk bankir," tandasnya.
(dnl/qom)











































