Dengan terusan batik berwarna hijau tua, Sri Mulyani berjalan santai usai Rapat Koordinasi tentang Persiapan Kunjungan Presiden ke Australia dan Papua New Guinea di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Selasa (2/3/2010).
Ketika ditanya wartawan mengenai harapannya mengenai hasil Rapat Paripurna Century yang akan berlangsung pada pukul 10.00 pagi ini, Sri Mulyani hanya berujar, "Yang baik saja", sambil melemparkan senyum kepada para wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden SBY usai pertemuan dengan bankir di kantor Presiden kemarin menyatakan meski bailout Bank Century tidak meminta izin pada dirinya, namun hal itu bisa dibenarkan karena dilakukan dalam rangka menyelamatkan perekonomian dari krisis.
"Meskipun saya tidak ada di tanah air saat itu, meski dalam merumuskan langkah tindak perbankan dan perekonomian yang mesti dilakukan terhadap Bank Century dan meskipun baik Gubernur BI dan Menkeu tidak melalui izin saya, karena beliau bekerja dengan UU, saya katakan bahwa yang dilakukan penyelamatan perekonomian kita adalah benar," jelas SBY.
"Pertama kali yang saya sampaikan pada tanggal 23 November 2008 dan saya ulangi lagi pada arahan di Cilangkap, di Madiun, sebagai tindakan untuk selamatkan perekonomian kita, itu benar. Dan saya bertanggung jawab," imbuh presiden.
(nia/qom)











































