Sri Mulyani Minta Kisruh di DPR Tak Perlu Didramatisir

Sri Mulyani Minta Kisruh di DPR Tak Perlu Didramatisir

- detikFinance
Rabu, 03 Mar 2010 09:30 WIB
Sri Mulyani Minta Kisruh di DPR Tak Perlu Didramatisir
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan kisruh pada Rapat Paripurna DPR RI soal kesimpulan Pansus Bank Century pada Selasa (2/3/2010) tidak perlu didramatisir. Pemerintah pasti memiliki solusi untuk menghadang pengaruh negatif kisruh pansus terhadap perekonomian Indonesia.

"Nanti mekanisme kenegaraan kita pasti punya solusi yang baik dan setiap pimpinan di legislatif, eksekutif semua punya tanggung jawab untuk menjaga perekonomian dan kepentingan yang lebih besar juga. Saya rasa pasti ada solusinya, nggak perlu di dramatisir," tegasnya.

Saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (3/3/2010) usai Rakor Ketahanan Pangan, Sri Mulyani terlihat cerah dengan terusan putih bermotif bunga berwarna biru toska.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menegaskan belum terjadi capital flight akibat kejadian tersebut. Bahkan, lanjutnya, semua indikator perekonomian masih menunjukkan suatu perkembangan positif di masyarakat baik dari sisi produksi, inflasi, maupun optimeisme dari para pelaku usaha.

"Insya Allah tidak terjadi (capital flight). Jangan dipicu dengan spekulasi yang tidak perlu dalam hal ini pengelolaan ekonomi akan terus berjalan dengan fokus dan dari semua indikator semuanya justru menunjukkan adanya suatu perkembangan yang positif di masyarakat dari sisi produksi. Inflasi kemarin bagus, kemudian optimisme dari para pelaku usaha,momentum ini sebaiknya perlu kita jaga bersama jadi gak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan," tegasnya.

Seperti diketahui, kekisruhan terjadi setelah Ketua DPR Marzuki Alie secara sepihak menutup sidang paripurna. Kericuhan berawal saat Marzuki tidak mengubris interupsi yang mengusulkan sidang paripurna digelar sekali saja.

Marzuki tetap mendasarkan pada hasil keputusan bamus yang mengatakan agenda paripurna hari ini hanya satu, mendengarkan penyampaian hasil Pansus Century.

(nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads