BI: Persepsi Pasar Masih Positif

BI: Persepsi Pasar Masih Positif

- detikFinance
Rabu, 03 Mar 2010 12:42 WIB
Jakarta - Pergolakan politik seputar pengambilan keputusan mengenai penyelidikan kasus bailout Bank Century Bank Century tidak mengganggu persepsi pasar keuangan. Bank Indonesia (BI) berpendapat sentimen investor di pasar keuangan masih positif.

"Secara keseluruhan persepsi pasar masih positif terhadap pospek ekonomi Indonesia khususnya setelah data-data bulan Februari yang terus membaik seperti inflasi dan ekspor," ujar Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono kepada detikFinance, Rabu (3/3/2010).

Hartadi mengatakan, seluruh data-data perekonomian tadi mengurangi sentimen negatif seputar kisruh kasus Century yang terjadi di DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang penting pasar melihat bahwa otoritas moneter dan perbankan akan tetap melakukan tugasnya sesuai kewenangannya," ujar Hartadi.

Di tengah kondisi politik yang tidak stabil, sejumlah indikator juga masih positif termasuk cadangan devisa. Jumlah cadangan devisa RI sampai akhir Februari 2010 tidak bergerak banyak, posisi cadangan devisa RI mencapai US$ 69,7 miliar. Cadangan devisa ini tidak bergerak banyak dibandingkan posisi akhir Januari 2010 yang mencapai US$ 69,6 miliar.

"Cadangan devisa belum tahu angka persisnya katakan saja sedikit di bawah US$ 70 miliar, mungkin US$69.7 miliar," ujarnya.

Seperti diketahui, kemarin rapat paripurna DPR pengambilan keputusan kasus Century berakhir ricuh. Sementara para aksi demonstrasi di luar Gedung DPR juga rusuh dan mengarah kepada tindakan anarkis.

Kekisruhan di dalam Gedung DPR terjadi setelah Ketua DPR Marzuki Alie secara sepihak menutup sidang paripurna. Kericuhan berawal saat Marzuki tidak mengubris interupsi yang mengusulkan sidang paripurna digelar sekali saja.

Marzuki tetap mendasarkan pada hasil keputusan bamus yang mengatakan agenda paripurna hari ini hanya satu, mendengarkan penyampaian hasil Pansus Century. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads