Sri Mulyani pun tak bisa menutupi raut muka tak senangnya. Saat tiba di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/3/2010), Sri Mulyani yang mengenakan blazer pink dipadu celana hitam tampak cukup cerah. Sebuah senyum sempat tersungging di wajah mantan Direktur IMF itu.
Namun serbuan wartawan yang sangat banyak hingga puluhan orang membuat raut muka Sri Mulyani kewalahan. Dicecar berbagai pertanyaan, tak satupun komentar keluar dari mulut Sri Mulyani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wartawan pun kini menunggu Sri Mulyani keluar dari ruang tunggu. Sebelumnya Kepala Biro Humas Kemenkeu Harry Z. Soeratin memang sempat menjanjikan ada konferensi pers singkat dari Sri Mulyani, namun ternyata tidak jadi dilaksanakan.
Rapat paripurna kali ini adalah untuk mendengarkan pendapat akhir pemerintah terhadap RUU Pertanggungjawaban APBN 2008.
Sri Mulyani kemarin sempat bersikukuh bahwa dirinya tidak melanggar hukum terkait upaya penyelamatan bailout Bank Century. Sri Mulyani juga mengajak DPR untuk berdebat secara hukum mengenai landasan bailout Bank Century.
Rapat paripurna DPR pada Rabu (3/3/2010) malam akhirnya memutuskan pemberian FPJP dan PMS untuk Bank Century bermasalah. Tim 9 bahkan merekomendasikan agar Sri Mulyani dan Boediono non-aktif dulu selama proses penyelidikan. (qom/dnl)











































