SBY hanya mengatakan dana PMS yang dibutuhkan untuk menyelamatkan Bank Century adalah Rp 6,7 triliun.
"KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan) melalui rapat maraton beberapa hari sebelumnya, hingga yang terakhir di tengah malam hingga dini hari pada tanggal 21 November 2008, akhirnya memutuskan untuk menyelamatkan Bank Century. Maka, dikucurkanlah dana penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun," tutur SBY dalam jumpa pers di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (4/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya menurut keterangan Mantan Sekretaris KSSK Raden Pardede, Bank Indonesia (BI) memang meminta dana PMS untuk memenuhi CAR (Rasio Kecukupan Modal) 8% adalah sebesar Rp 1,77 triliun, sesuai dengan data per 20 November 2008 termasuk untuk menutupi Surat-Surat Berharga (SSB) fiktif.
KSSK hanya memberikan Rp 632 miliar karena menggunakan data per 31 Oktober 2008 yang belum memasukkan jumlah besaran angka untuk menutupi SSB fiktif.
Menteri Keuangan Sri Mulyani yang juga mantan Ketua KSSK juga pernah mengatakan, akibat informasi yang kurang memuaskan dari BI ini maka dalam waktu 3 hari saja, kebutuhan suntikan modal Bank Century melonjak dari perkiraan awal Rp 632 triliun.
Untuk diketahui, LPS telah 4 kali menyuntikkan dana ke Bank Century. Suntikan dana pertama kali dilakukan pada 23 November 2008 dan terakhir pada 21 Juli 2009 dengan total dana sebanyak Rp 6,762 triliun.
Pertama kali LPS menambah modal, dana yang disalurkan sebanyak Rp 2,776 triliun. Dana tersebut digunakan Century untuk menaikkan posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) yang menunjukkan negatif 35,92 persen pada neraca keuangan per 31 Oktober 2008.
Pada 5 Desember 2008, LPS kembali menyuntikkan dana kepada Century dengan alasan banyak nasabah yang tidak memperpanjang deposito dan malah menarik dana secara besar-besaran (rush). Dana yang diberikan mencapai Rp 2,201 triliun.
Kembali pada tanggal 3 Februari 2009, Century disuntik Rp 1,155 triliun oleh LPS. Kali ini penyuntikan dilakukan untuk menutupi kebutuhan CAR berdasarkan ketentuan Bank Indonesia (BI). LPS memberikan suntikan dananya terakhir kali pada 21 juli 2009 sebanyak Rp 630 miliar.
Ketidakakuratan perhitungan awal besaran jumlah PMS untuk Century ini tidak dibahas oleh Presiden SBY. Padahal awalnya inilah yang menjadi pemicu DPR mencurigai adanya penyelewengan dana bailout Bank Century.
(dnl/asy)











































