"Perseroan sampai dengan saat ini bekum mendapat konfirmasi kembali dari pemegang saham pengendali mengenai keseriusan maupun tahapan rencana selanjutnya," kata Caretaker Direktur Utama Bank Agroniaga Kemas M Arief dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/3/2010).
Ia mengatakan, rencana mencari investor strategis di Bank Agroniaga itu merupakan aksi korporasi pemegang saham pengendali dalam hal ini Dapendun. Sehubungan dengan rencana akuisisi tersebut, kinerja perseroan diperkirakan tidak akan terpengaruh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, upaya-upaya yang telah dilakukan perseroan berkenaan dengan rencana itu antara lain memberikan penjelasan kepada pihak-pihak terkait dan tetap melaksanakan kegiatan perbankan sesuai dengan rencana bisnis bank yang telah disampaikan kepada Bank Indonesia.
Sebelumnya, bank milik negara itu sudah menyiapkan dana sebesar Rp 2 triliun untuk akuisisi dua bank tahun ini. Salah satu sumber pendanaan yang diperoleh BRI adalah melalui penerbitan obligasi subordinasi yang sudah digelar pada akhir tahun lalu.
Awal bulan lalu, Bank BUMN itu mulai melakukan uji tuntas satu bank. Manajemen bank akan meminta persetujuan kepada pemegang saham pada bulan Mei dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk menjalankan aksi korporasi itu. (ang/qom)










































