Kinerja Bank Mutiara Tak Terganggu Kisruh Century

Kinerja Bank Mutiara Tak Terganggu Kisruh Century

- detikFinance
Sabtu, 06 Mar 2010 11:14 WIB
Jakarta - Ramainya pemberitaan dan penyelidikan oleh Pansus DPR seputar kasus Bank Century tidak mengganggu kinerja Bank Mutiara (dulu Bank Century). Para nasabah tetap loyal dan percaya kepada Bank tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Bank Mutiara Maryono saat ditemui di kantornya, Gedung Pusat Bank Mutiara, Senayan, Jakarta, Jumat (5/3/2010).

"Walaupun kasus Bank Mutiara mencuat sampai kepada Pansus. Para nasabah tetap loyal dan percaya kepada Bank Mutiara. Kami tumbuh meskipun dengan adanya Pansus ini. Mengenai kesimpulan Pansus kemarin, kami tetap mengikuti proses rekomendasi meskipun dibawa ke ranah hukum," tutur Maryono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun kinerja Bank Mutiara sampai dengan 31 Desember 2009 adalah sebagai berikut:
  • Total aset meningkat 35,4% yaitu dari Rp 5,6 triliun (Desember 2008) menjadi Rp 7,6 triliun
  • Dana Pihak Ketiga (DPK)meningkat 16,3% yaitu dari Rp 5,1 triliun menjadi Rp 5,9 triliun.
  • Laba bersih meningkat dari rugi Rp 7,3 triliun menjadi laba Rp 259 miliar
  • CAR (rasio kecukupan modal) meningkat dari minus 22,3% menjadi positif 10,5%
Maryono mengatakan, salah satu penyumbang laba perseroan adalah perbaikan kualitas kredit yang diperoleh melalui program restrukturisasi secara intensif kepada para debitur bermasalah.

"Penyumbang pencapaian laba yang lain adalah fee based income dan pendapatan bunga. Fee based income berasal dari pendapatan transaksi jual beli bank notes, devisa umum, dan trade finance," jelas Maryono.

Bahkan dalam 2 bulan pertama di 2010, saat gencarnya pemberitaan dan penyelidikan seputar kasus Bank Century, kinerja Bank Mutiara juga terus meningkat sebagai berikut:
  • Total aset meningkat menjadi Rp 8 triliun
  • Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat Rp 356 miliar
  • Kredit meningkat Rp 237 miliar
  • Rasio kredit bermasalah (NPL) turun dari 4,4% menjadi 4,1%
  • CAR naik dari 10,5% menjadi 14,2%
Β  (dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads