Demikian diungkapkan oleh Executive Vice President & Chief Operating Officer Manulife Indonesia Nelly Husnayati di sela Konferensi Pers paparan kinerja Manulife 2009 di Kantornya, Gedung Sampoerna Strategic, Jakarta, Selasa (09/03/2010).
Total dana kelolaan Manulife untuk tiga lini bisnis yakni asuransi jiwa, dana pensiun, dan reksa dana tumbuh sebesar 41% menjadi Rp 22,187 triliun di 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nelly menambahkan, selama tahun 2009 total dana kelolaan di reksa dana mencapai Rp 6,2 triliun atau meningkat dari tahun 2008 yang hanya sebesar Rp 3,6 triliun. "Kemudian untuk dana pensiun tercatat sebesar Rp 3,6 triliun selama 2009 atau meningkat dari tahun 2008 yang sebesar Rp 2,4 triliun," ucapnya.
Presiden Direktur Manulife Indonesia, David Beynon mengatakan target total premi asuransi di tahun 2009 mencapai Rp 3,008 triliun. "Untuk tahun 2010 akan tumbuh 30% atau menjadi Rp 4 triliun," tuturnya.
Di tempat yang sama, Wakil Presiden Direktur Manulife Indonesia Adi Purnomo mengatakan sektor asuransi syariah Manulife juga menunjukan pertumbuhan yang baik.
"2009 premi mencapai Rp 3 miliar lebih, kemajuannya menggembirakan sampai dengan Maret 2010 ini Asuransi Syariah Manulife telah memproduksi 100 polis unit syariah," ungkapnya.
Tahun 2010, lanjut Adi, premi Asuransi Syariah Manulife akan tumbuh mencapai Rp 25 miliar.
"Ke depan, kinerja keuangan Manulife akan terus tumbuh seiring dengan banyaknya penerbitan-penerbitan produk asuransi, reksa dana maupun dana pensiun yang baru," tutupnya.
(dru/dnl)











































