Demikian dikatakan oleh Direktur Korporasi BNI Krishna Suparto di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Jumat (12/03/2010).
"Kita targetkan Korporasi pada tahun 2010 sebesar Rp 45 triliun," ujar Krishna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebesar Rp 5 triliun, kemudian kepada PLN untuk membiayai transimisi proyek 10.000 megawat sebesar Rp 4 triliun dengan beberapa bank-bank lain berupa kredit sindikasi," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Rosa, BNI masih akan membiayai proyek tol di tahun 2010. "Yang sudah terealisasi hingga saat ini untuk proyek tol sebesar Rp 7 triliun," jelasnya.
Lebih lanjut Rosa mengatakan, selain KAI dan PLN perseroan akan membiayai kebutuhan belanja modal (capital expenditure /capex) kepada Telkom dan Pertamina.
"Namun masih dalam tahapan pembicaraan, intinya pinjaman ke BUMN hampir Rp 20 triliun dialokasikan, saat ini sudah 20% lebih yang terealisasi," tutupnya.
(dru/dnl)











































