BI Tak Mau Ikut-ikutan India Naikkan Suku Bunga

BI Tak Mau Ikut-ikutan India Naikkan Suku Bunga

- detikFinance
Senin, 22 Mar 2010 11:11 WIB
Jakarta - Bank Sentral India memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya sebulan sebelum jadwal rapat kebijakan moneternya. Menanggapi hal ini, Bank Indonesia (BI) tidak mau ikut-ikutan untuk mempertimbangkan kenaikan BI Rate.

Demikian disampaikan oleh Pjs Gubernur BI Darmin Nasution ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (22/3/2010).

"Kita tidak perlu meniru negara lain, kita punya pertimbangan sendiri. Kita inflasi masih dalam track perhitungan kita," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darmin mengatakan, laju inflasi dalam kuartal I-2010 ini masih sangat rendah meskipun laju inflasi bulan Januari cukup tinggi dari biasanya. "Namun kalau kita lihat (inflasi) Februari, inflasi tahun ini kita perkirakan masih dalam track yang kita perhitungkan sebelumnya. Sehingga belum ada kepentingan untuk me-review (kenaikan) BI Rate," tuturnya.

Bahkan menurut Darmin, laju inflasi pada bulan Maret 2010 ini diperkirakan akan sangat rendah dan berpotensi untuk terjadi deflasi. Sehingga dengan melihat tekanan inflasi yang sangat rendah, tingkat BI Rate masih bisa dipertahankan.

Sementara itu mengenai penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi saat ini, Darmin mengatakan BI akan terus menjaga volatilitas nilai tukar tetap terjaga. "Dalam situasi naik atau turun, kita tidak punya target harus sekian, tapi kita jaga supaya volatilitas tidak terlalu tinggi," tutupnya.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads