Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Agus Martowardoyo mengatakan kenaikan TDL diyakini akan mendongkrak laju inflasi. "Maka jika inflasi naik, suku bunga dimungkinkan akan disesuaikan," ujar Agus, usai paparan kinerja Triwulan IV-2009 di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (22/03/2010).
Selain TDL, Agus memaparkan suku bunga kredit dipengaruhi oleh empat faktor penting. "Yakni biaya pendanaan atau cost of fund, biaya operasional, margin, dan premi risiko," jelas Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu penyebabnya adalah tingginya risiko usaha. Premi risiko akan terus bergoyang dan cenderung terus tinggi karena adanya AC-FTA yang membuat pedagang kecil terus berjatuhan sehingga risiko preminya akan lebih tinggi," papar Agus.
Lebih lanjut Agus mengatakan, sepanjang tahun 2009 Mandiri telah menurunkan bunga kredit sebanyak 130 poin atau 5 kali yaitu pada bulan Januari, April, Juni, Agustus, dan November.
"Kisaran penurunan di antaranya 0,25%-0,5%. Posisi suku bunga di akhir tahun 2008 tercatat 11,6% yang kemudian menjad 9,29% di akhir tahun 2009. Di tahun 2010, jika memang masih ada kemungkinan untuk penurunan, nanti akan kita sesuaikan," tututrnya.
Lebih lanjut Agus mengatakan kebijakan bank Mandiri untuk menurunkan suku bunga tersebut sejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian nasional dan penurunan biaya dana.
(dru/dnl)











































