BNI Cairkan Rp 6 Triliun Untuk Proyek Kelistrikan

BNI Cairkan Rp 6 Triliun Untuk Proyek Kelistrikan

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance
Rabu, 24 Mar 2010 16:16 WIB
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) telah mencairkan dana sebesar Rp 6 triliun dari total komitmen pendanaan Rp 16,72 Triliun untuk proyek pembangunan pembangkit yang dibangun oleh PT PLN (Persero) dan kontraktor listrik swasta (Independent Power Producer/IPP).

β€œJadi masih ada Rp 10 Triliun yang belum dicairkan. Kami harapkan pada tahun ini semua sudah cair,” ujar Assistant Vice President Corporate Banking Division BNI, Maya Agustin usai acara Seminar Peluang Investasi Kelistrikan di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (24/3/2010).

Maya menyatakan, total pendanaan sebesar Rp 16,72 triliun merupakan komitmen yang diperoleh BNI hingga Desember 2009. Dana tersebut terdiri dari Rp 9,75 triliun untuk membiayai pembangkit yang dibangun oleh PLN di berbagai lokasi, dan sisanya sebesar Rp 4,97 triliun untuk 11 pembangkit yang dibangun oleh IPP di berbagai lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œBNI merupakan bank nasional yang paling banyak memnyalurkan pinjaman untuk bidang kelistrikan,” ungkapnya.

Maya menambahkan, ke depan perseroan akan terus berkomitmen menyalurkan pinjaman untuk mendukung pengembangan sektor kelistrikan di tanah air, termasukΒ  proyek 10.000 MW tahap II yang akan ditenderkan pada pertengahan April mendatang.

β€œProsentasenya akan naik, tapi angka pastinya belum bisa kami sampaikan. Namun yang jelas dalam proyek 10.000 MW tahap II kami akan fokus untuk pembiayaan pembangunan PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi),” papar Maya.

(epi/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads