Demikian disampaikan oleh Presiden Direktur BCA DE. Setijoso dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (24/3/2010).
"BCA berhasil melalui kondisi yang penuh dengan tantangan dalam 2 tahun terakhir, dan mempertahankan pencapaian kinerja keuangan maupun soliditas perusahaan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setijoso mengatakan, sampai dengan akhir 2009, besaran rasio kecukupan modal (CAR) BCA berada pada level 15,3%.
Sementara itu nilai dana pihak ketiga (DPK) BCA sampai akhir 2009 masih tumbuh 17% menjadi Rp 245,1 triliun. "Peningkatan sumber pendanaan di tengah kondisi perekonomian yang penuh tantangan merupakan cerminan kepercayaan nasabah," kata Setijoso.
Besaran total kredit BCA pada tahun 2009 tumbuh 9,9% menjadi Rp 123,9 triliun dibanding kredit tahun 2008. Pertumbuhan kredit ini didukung oleh kredit konsumer yang tumbuh 31,9% menjadi Rp 27,7 triliun di 2009.
Kredit komersial dan UKM juga ikut meningkat 5% menjadi Rp 48,2 triliun. Sedangkan kredit korporasi meningkat 3,8% menjadi Rp 47,7 triliun.
(dnl/qom)











































