PT OCBC NISP berniat melepas 45% kepemilikannya di NISP Sekuritas. Pelepasan saham ini dilakukan agar perseroan bisa fokus di lini bisnis utama yaitu perbankan.
"Divestasi 45% saham Bank OCBC NISP di PT NISP Sekuritas kami lakukan sejalan dengan strategi kami untuk lebih fokus ke bisnis inti kami, yakni bisnis perbankan," kata Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (24/3/2010).
Ia mengatakan, aksi korporasi itu sudah mendapat persetujuan dari rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan yang baru saja digelar. Tahun ini, bank swasta itu menargetkan pertumbuhan sebesar 20-30 persen secara keseluruhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, untuk menunjang pertumbuhan itu perseroan akan melakukan peningkatan investasi guna memperkuat infrastruktur antara lain di bidang IT dan jaringan kantor serta ATM. Di samping itu, perseroan juga juga tengah melakukan berbagai upaya peningkatan efisiensi dan produktivitas.
"Salah satunya adalah melakukan review dan perbaikan proses internal. Sementara dari sisi pendapatan juga terus diupayakan untuk ditingkatkan, antara lain dengan pengembangan berbagai produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan para nasabah," ungkapnya.
Hinga akhir 2009 lalu, Bank OCBC NISP berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 38%, menjadi Rp 435,9 miliar dari Rp 316,9 miliar. Kenaikan tersebut terutama didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 23%.
Dari sisi kredit, Bank OCBC NISP juga berhasil membukukan kenaikan kredit sebesar 5% kendati kondisi perekonomian global belum terlalu kondusif bagi pertumbuhan kredit. Selain itu, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Bank OCBC NISP terlihat dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 11% menjadi Rp 30,2 triliun dari Rp 27,1 triliun.
Dari total DPK tahun 2009, sebesar 56,1% merupakan low cost funding yang meningkat dari 44,3% pada tahun 2008.
(ang/qom)











































