Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umumn Nasional (Perbanas) Sigit Pramono mengatakan Barclays Plc tidak bisa begitu saja meninggalkan Indonesia karena kewajiban atas hak-hak para karyawan termasuk direksi-direksi Bank Akita yang baru dibentuk kembali harus di penuhi.
"Karyawan dan direksi-direksinya harus mendapatkan keterangan yang jelas dan masuk akal mengenai alasan dilepasnya Bank tersebut. Kompensasi harus diberikan jika nantinya para karyawan terpaksa dihentikan masa bekerjanya," kata Sigit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai timbul suatu persepsi buruk dimana mereka hanya melakukan spekulasi saja," jelas Sigit ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Kamis (25/3/2010).
Mengenai cabutnya Barclays dari Indonesia, Sigit menilai hal itu dapat dilakukan walaupun sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia (BI) dimana sebuah bank yang baru diakusisi harus menunggu waktu hingga lima tahun kedepan.
"Kita harus melihat sisi ini secara adil, Barclays terkena dampak akibat krisis Subprime Mortgage di Amerika Serikat dimana perusahaan tersebut harus diselamatkan atau direkapitalisasi oleh negaranya. Karena itu mereka berencana untuk membenahi induknya terlebih dahulu," ujar Sigit.
Maka dengan itu, lanjut Sigit, Barclays Indonesia terkena imbas juga dimana mereka harus menjual kembali kepemilikannya di Bank Akita.
"Hal tersebut bisa saja dilakukan, walaupun terbentur dengan ketentuan Bank Indonesia namun jika mereka mempunyai alasan yang tepat pastinya akan ada pengecualian. Karena siapa yang menyangka bank-bank besar diluar negeri berjatuhan," jelas Sigit.
Barclays Capital resmi mengakuisisi Bank Akita pada September 2008. Pada Januari 2009, Barclays resmi mengubah nama Bank Akita menjadi Bank Barclays Indonesia. Barclays membeli saham milik Daniel Gunawan, Basuki Kumala dan PT Orix Indonesia Finance sebanyak 99% saham di Bank Akita melalui pembelian 457.875.000 saham.
Selang 14 bulan kemudian, Barclays mengumumkan akan menutup bisnis ritelnya di Indonesia sebagai bagian dari reorganisasi bisnis Barclays Group. Barclays juga berniat menjual Bank Akita atau Bank Barclays Indonesia pada waktu yang tepat.
(dru/qom)











































