Demikian dikatakan oleh Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia Halim Alamsyah di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (26/03/2010).
"Iya memang turun karena sebagian besar nasabah menggunakannya untuk membayar pajak. Dan itu memang rutin terjadi di awal tahun," ujar Halim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini hal yang biasa, kita belum melihat sampai kesana (pasar saham), jelas dari data-data kami kebanyakan nasabah besar menarik dananya untuk membayar pajak," papar Halim.
Berdasarkan data yang dikutip dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jumlah simpanan nasabah di bank menyusut hingga Rp 18 triliun selama bulan Februari. Hanya dana nasabah di bawah Rp 100 juta yang mengalami kenaikan, sisanya berkurang.
Berdasarkan data distribusi simpanan di bank umum yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), total simpanan nasabah mencapai Rp 1.948,53 triliun hingga Februari 2010.
Jumlah itu berarti turun hingga Rp 18 triliun atau 0,93% dibandingkan dana simpanan nasabah bank pada Januari 2010 yang sebesar Rp 1.966,83 triliun.
(dru/qom)











































