Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Isa Rachmatarwata mengatakan sampai dengan 31 Maret 2010 dirinya belum mendapatkan pemberitahuan dari pihak manajemen.
"Saya kira belum, karena sampai sekarang saya belum mendapatakan laporan. tanya saja sama Pak Timoer (Direktur Utama Bakrie Life)," ujar Isa di kantor Bapepam-LK, Jalan Wahidin, Jakarta, Rabu (31/03/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timoer menambahkan,rencananya pihak manajemen akan mulai membayarkan dana pokok nasabah pada awal bulan April 2010. "Dananya untuk bayar diperoleh dari pemegang saham Bakrie Life melalui Sub Loan," ungkapnya.
Nasabah Diamond Investa Bakrie Life saat ini masih gusar menunggu cicilan dana mereka dibayarkan. Salah seorang nasabah mengakui bahwa sampai saat ini merasa cemas karena Manajemen Bakrie Life tidak menepati janjinya.
"Sampai sekarang belum dibayarkan, padahal kita menunggu terus. Karena pada awalnya mereka (manajemen) menjanjikan pada bulan Maret 2010 ini akan dibayarkan," tutur nasabah yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut.
Sebagaimana diketahui, manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011 dan sisanya 50% di 2012. Sebanyak 25% pada tahun 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga pada tahun 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012. Angsuran pokok sesuai skema tersebut, lanjut Timoer akan mulai dibayarkan pada akhir bulan Maret 2010.
Untuk diketahui Bakrie Life menderita gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar.
Skema pembayaran Angsuran Pokok dana tersebut yakni Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember 2011 (6.25%) dan terakhir pada Januari 2012 (50%).
"Setiap bulannya bunga tetap dibayarkan masing-masing sebesar 9,5% dari dana pokok," tambah Timoer.
(dru/dnl)











































