BPS mencatat terjadi deflasi bulan Maret 2010 sebesar 0,14%. Dengan begitu besaran inflasi kumulatif Januari-Maret 2010 0,99%, sementara inflasi year on year pada Februari 2010 adalah 3,43%.
Ekonom dari Bank Danamon, Helmi Arman menjelaskan tekanan inflasi sejauh ini sepertinya masih belum terlalu membebani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada disampaikan Samuel Ringoringo, ekonom dari BII yang menyatakan angka inflasi itu tidak memberikan alasan bagi BI untuk menaikkan BI Rate. Ia pun meyakini BI Rate masih akan bertahan di 6,5%.
"Pandangan kami masih tetap sama karena BI masih dalam upaya mereka untuk menggerakkan aktivitas ekonomi terutama melalui penyaluran kredit. Apalagi perputaran uang pertumbuhannya masih rendah jika dibandingkan level sebelum krisis.
Bank Indonesia sudah memegang posisi BI Rate di kisaran 6,5% sejak Agustus 2009. BI Rate sempat mencapai 9,5% pada Oktober 2008 lalu ketika krisis finansial global menggila. Namun setelah itu, BI secara perlahan menurunkan suku bunga mulai Desember 2008.
(qom/qom)











































