Bunga Bank Dilarang Bisa Ganggu Perekonomian

Bunga Bank Dilarang Bisa Ganggu Perekonomian

- detikFinance
Senin, 05 Apr 2010 13:07 WIB
Jakarta - Pemberlakuan fatwa haram atas bunga bank dari Muhamadiyah tidak serta merta bisa diimplikasikan dengan larangan bunga bank. Jika bunga bank dilarang, dipastikan ekonomi terganggu.

"Nggak bisa dilarang. Perekonomian kita masih ditopang oleh perbankan konvensional. Jika demikian, maka ekonomi akan terganggu," ujar Ketua Perbanas Sigit Pramono saat ditemui dalam peresmian Operasi BCA Syariah di Jalan Jatinegara Timur, Jakarta, Senin (5/4/2010).

Ia menambahkan, fatwa ini lebih difokuskan kepada umat Muhamadiyah dan tidak berlaku secara utuh terhadap masyarakat muslim di Indonesia. Perbankan syariah masih mengambil porsi terkecil dari total keseluruhan, atau tercatat hanya 3% pada tahub 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu (fatwa) ini lebih kepada konstituen mereka. Masyarakat tidak serta merta pindah. Tidak akan ada perubahan yang signifikan," ucapnya.

Menurutnya, fatwa tersebut justru akan mendorong perbankan syariah untuk tumbuh dan berkembang.Β 

"Ini hanya alternatif dimana ada perbankan syariah yang menerapkan konsep yang berbeda," paparnya.

Sampai saat ini belum ada komunikasi antara BI, bersama perbanas, dengan Ormas terkait seperti Muhamadiyah dan MUI. MUI sudah mengeluarkan fatwa haram bunga bank sejak tahun 2003 lalu.

Sementara Muhammadiyah secara resmi mengeluarkan fatwa haram bunga bank pada Sabtu 3 April 2010 malam, lewat rapat pleno Musyawarah Nasional (Munas) ke-27 Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Fatwa haram terhadap bunga bank tersebut sebenarnya sudah diputuskan pada Musyawarah Nasional Muhammadiyah pada tahun 2006 lalu.

Fatwa bunga bank haram itu sendiri tampaknya belum terlalu familiar di kalangan perbankan syariah. Misalnya Direktur Utama BCA Syariah Yana Rosiana yang mengaku belum mendengar fatwa haram tersebut. Namun jika putusan ini benar tentu akan menjadikan perbankan syariah maju.

"Kami belum dengar tapi itu akan bagus," ujarnya.

BCA Syariah akan mengikuti arahan dari BI jika terdapat perubahan terkait aturan perbankan syariah.

"Kita masih menunggu dan akan konsolidasi antara pelaku perbankan, BI untuk menyikapi pernyataan tersebut," imbuh Direktur BCA Syariah John Kosasih.

(wep/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads