Hal tersebut disampaikan Pjs Gubernur BI, Darmin Nasution yang menjelaskan hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Gedung BI, Jakarta, Selasa (6/4/2010).
Darmin menjelaskan, hasil evaluasi atas kinerja perekonomian selama triwulan I-2010 dan prospek ekonomi ke depan, menunjukkan bahwa BI Rate pada tingkatan tersebut masih konsisten dengan pencapaian sasaran inflasi tahun 2010 dan 2011 sebesar 5% plus minus 1%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dewan Gubernur berpendapat bahwa penguatan ekonomi domestik terus berlanjut didukung kinerja ekonomi global yang semakin kondusif. Perkembangan hingga triwulan I-2010 menunjukkan pemulihan ekonomi global, terutama di Amerika Serikat, Cina dan India, berlangsung lebih cepat dan lebih kuat dari perkiraan semula," urainya.
BI sudah memegang posisi BI Rate di kisaran 6,5% sejak Agustus 2009. BI Rate sempat mencapai 9,5% pada Oktober 2008 lalu ketika krisis finansial global menggila. Namun setelah itu, BI secara perlahan menurunkan suku bunga mulai Desember 2008. (dnl/qom)











































