Demikian disampaikan dalam siaran pers perseroan, Jumat (9/4/2010).
Dalam RUPS Tahunan yang digelar kemarin, pemegang saham memberikan persetujuan atas laporan keuangan perseroan tahun 2009. Pemegang saham sepakat tidak mengambil dividen atas laba bersih tahun 2009 yang sebesar Rp 420,423 miliar, naik 10,96% dari sebelumnya Rp 378,886 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di tengah kondisi krisis keuangan global, BTPN tetap menjalankan komitmen untuk melakukan investasi dalam rangka pengembangan bisnis mikro melalui pembukaan 493 kantor btpn|mitra usaha rakyat, sekaligus membukukan pertumbuhan kinerja dari berbagai sisi. Penyaluran kredit tumbuh 51%, dana pihak ketiga tumbuh 63% dan aset tumbuh 63%,"
RUPS Tahunan juga menyetujui pengangkatan Arief Harris Tandjung dan Hadi Wibowo sebagai direktur perseroan. Keduanya baru efektif setelah mendapat persetujuan Bank Indonesia.
Dengan demikian susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTPN adalah sebagai berikut:
- Komisaris Utama (independen) : Prof. DR. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti.
- Komisaris (independen) : Harry Hartono.
- Komisaris (independen) : Irwan Mahjuddin Habsjah.
- Komisaris : Ranvir Dewan.
- Komisaris : Ashish Jaiprakash Shastry.
- Komisaris : Sunata Tjiterosampurno.
- Direktur Utama : Jerry Ng.
- Wakil Direktur Utama : Ongki Wanadjati Dana.
- Wakil Direktur Utama : Djemi Suhenda.
- Direktur : Anika Faisal.
- Direktur : Mahdi Syahbuddin.
- Direktur : Kharim Indra Gupta Siregar.
- Direktur : Arief Harris Tandjung.
- Direktur : Hadi Wibowo.
Â
(dro/qom)











































