Demikian disampaikan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Riswinandi saat penandatanganan penyaluran kredit kepada Perum Pegadaian di Plaza Mandiri, Jakarta, Jumat (9/4/2010).
"Kami melihat bisnis Perum Pegadaian sangat potensial untuk dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dana yang cepat," jelas Riswandi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perum Pegadaian merupakan BUMN yang penyedia dana atas dasar hukum gadai dan fidusia, dengan produknya antara lain penyeluran kredit gadai konvensional maupun syariah. Selain itu bentuk usaha lain adalah penyaluran kredit mikro, pelayanan jasa titipan, taksira, unit toko emas, serta unit lainnya.
"Tambahan kredit Rp 1 triliun dari Bank Mandiri merupakan bentuk kepercayaan dari Bank Mandiri," paparnya.
Selama tahun 2010, Pegadaian menargetkan kredit yang dapat tersalurkan sebesar Rp 75,8 triliun. Untuk itu, Pegadaian membutuhkan modal kerja sebesar Rp 7 triliun.
"Dana Rp 5 triliun telah kami dapatkan dari perbankan yaitu BRU, BNI, dan Bank Mandiri. Sedangkan sisanya, Rp 2 triliun akan terpenuhi dari pasar modal dengan penerbitan obligasi yang dijadwalkan di Semester II-2010," kata Chandra.
Sampai akhir tahun 2009, Perum Pegadaian mencatat laba bersih Rp 797,94 miliar, dengan aset sebanyak Rp 15,67 triliun.
(wep/dnl)











































