Menurut Direktur Utama BTN Iqbal Latanro, meski penyaluran kredit lebih besar dibandingkan tahun lalu, kredit bermasalah (NPL/Non Performing Loan) perseroan ditekan ke 3,2%, sementara tahun lalu tingkat NPL-nya sebesar 3,4%.
"Dengan adanya ekspansi kredit sebanyak itu pertumbuhan kredit perseroan tahun 2010 ini akan lebih tinggi dibandingkan tahun lalu," katanya di sela paparan publik di kantornya, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Jumat (9/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aset perseroan di kuartal I-2010 sebanyak Rp 56,2 triliun tumbuh 21,3% dari aset periode yang sama tahun lalu sebanyak Rp 46,3 triliun. Sementara rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perseroan di akhir Maret 2010 sebesar 20,5%.
(ang/dnl)











































