Demikian disampaikan oleh Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR-RI di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa (13/04/2010).
"Aliran modal asing, kondisi likuiditas global serta neraca modal dan finansial sangat mempengaruhi cadangan devisa RI. Cadangan devisa RI sampai dengan akhir tahun 2010 bisa mencapai di atas US$ 80 miliar," ujar Darmin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cadangan devisa yang mencapai US$ 71,8 miliar pada triwulan I-2010 tersebut menurut Darmin sangat cukup untuk membiayai 5,8 bulan impor dan untuk membayar utang luar negeri.
"Dengan prospek yang cukup stabil saat ini, kita optimistis cadangan devisa akan mencapai target Bank Indonesia," tutupnya.
BI mencatat cadangan devisa RI sampai dengan 31 Maret 2010 telah mencapai US$ 73,4 miliar. Angka ini tidak mencapai target BI yang memproyeksikan cadangan devisa bisa tembus hingga US$ 74,8 miliar.
"Cadangan devisa sampai dengan 31 Maret 2010 sudah mencapai US$ 73,4 miliar. Awalnya kita memproyeksikan sampai dengan akhir triwulan I-2010 cadangan devisa bisa mencapai US$ 74,8 miliar," ungkapnya. (dru/dnl)











































