BI: Cadangan Devisa RI Tembus US$ 80 Miliar di 2010

BI: Cadangan Devisa RI Tembus US$ 80 Miliar di 2010

- detikFinance
Selasa, 13 Apr 2010 16:23 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan cadangan devisa RI akan berada di atas US$ 80 miliar sampai dengan akhir tahun 2010. Karena derasnya aliran modal asing, membaiknya kondisi likuiditas global, serta bagusnya kinerja neraca modal, dan finansial.

Demikian disampaikan oleh Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR-RI di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa (13/04/2010).

"Aliran modal asing, kondisi likuiditas global serta neraca modal dan finansial sangat mempengaruhi cadangan devisa RI. Cadangan devisa RI sampai dengan akhir tahun 2010 bisa mencapai di atas US$ 80 miliar," ujar Darmin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darmin menjelaskan, neraca modal RI sampai dengan triwulan I-2010 mencapai US$ 8,1 miliar. "Sedangkan cadangan devisa kita sampai dengan triwulan I-2010 sudah mencapai US$ 71,8 miliar. Hal ini mengubah asumsi Bank Indonesia yang pada awal tahun 2010 cadangan devisa bisa mencapai US$ 74,8 miliar sampai akhir tahun," paparnya.

Cadangan devisa yang mencapai US$ 71,8 miliar pada triwulan I-2010 tersebut menurut Darmin sangat cukup untuk membiayai 5,8 bulan impor dan untuk membayar utang luar negeri.

"Dengan prospek yang cukup stabil saat ini, kita optimistis cadangan devisa akan mencapai target Bank Indonesia," tutupnya.

BI mencatat cadangan devisa RI sampai dengan 31 Maret 2010 telah mencapai US$ 73,4 miliar. Angka ini tidak mencapai target BI yang memproyeksikan cadangan devisa bisa tembus hingga US$ 74,8 miliar.

"Cadangan devisa sampai dengan 31 Maret 2010 sudah mencapai US$ 73,4 miliar. Awalnya kita memproyeksikan sampai dengan akhir triwulan I-2010 cadangan devisa bisa mencapai US$ 74,8 miliar," ungkapnya. (dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads