Laba Bank Umum Nasional Kian Tebal

Laba Bank Umum Nasional Kian Tebal

- detikFinance
Rabu, 14 Apr 2010 08:34 WIB
Laba Bank Umum Nasional Kian Tebal
Jakarta - Laba yang berhasil diraup bank umum nasional semakin tebal mencapai 20% hingga Februari 2010. Bank umum nasional hingga Februari 2010 berhasil mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp 12,167 triliun, naik 20% dibandingkan Februari 2009 yang sebesar Rp 10,074 triliun.

Menurut data statistik perbankan yang dikutip dari Bank Indonesia, Rabu (14/4/2010), bank umum berhasil mencetak kenaikan pendapatan operasional hingga 49% menjadi Rp 79,853 triliun pada Februari 2010.

Untuk laba operasional juga melesat tajam hingga 212% dari Rp 1,849 triliun pada Februari 2009 menjadi Rp 5,776 triliun pada Februari 2010. Namun laba non operasional turun 7,4% menjadi Rp 7,614 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbankan juga berhasil menekan biaya operasionalnya, yang terlihat dari rasio BOPO (Biaya Operasional/ Pendapatan Operasional) yang turun dari 96,54% pada Februari 2009 menjadi 92,77% pada Februari 2010.

CAR bank umum juga mengalami perbankan dari Februari 2009 yang sebesar 18,04% menjadi 19,21% pada Februari 2010. Sementara LDR naik tipis dari 73,50% pada Februari 2009 menjadi 73,97% pada Februari 2010.

Untuk posisi 10 bank umum dengan aset terbesar adalah:

  1. Bank Mandiri: Rp 363,739 triliun (14,45%)
  2. BRI: Rp 307,921 triliun (12,23%)
  3. BCA: Rp 282,963 triliun (11,24%)
  4. BNI: Rp 217,715 triliun (8,65%)
  5. Bank CIMB Niaga: Rp 107,987 triliun (4,29%)
  6. Bank Danamon Indonesia: Rp 96,194 triliun (3,82%)
  7. Bank Panin: Rp 78,075 triliun (3,10%)
  8. Bank Permata: Rp 58,592 triliun (2,33%)
  9. BII: Rp 57,822 triliun (2,30%)
  10. BTN: Rp 54,415 triliun (2,16%).
 

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads