DPR Ancam Turunkan Gaji Gubernur BI

DPR Ancam Turunkan Gaji Gubernur BI

Ramdhania El Hida - detikFinance
Rabu, 14 Apr 2010 09:43 WIB
DPR Ancam Turunkan Gaji Gubernur BI
Jakarta - Jika tidak berani meningkatkan target pertumbuhan ekonomi tahun 2010, DPR RI ancam turunkan gaji Gubernur Bank Indonesia (BI). Anggota dewan menegaskan asumsi makro untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2010 yang ditetapkan pemerintah dan BI pada kisaran 5,5-6% harus diubah.

Menurut Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Nusron Wahid, dengan kondisi perbaikan ekonomi dunia, Indonesia dianggap masih mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga kisaran 6,5-7%. Apalagi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 7-8% hingga tahun 2014.

"Angka 5,5% ini wajib kita ubah jadi 6,5-7%. Apalagi sampai tahun 2014 mencapai 7-8% harus dimulai dari pijakan sekarang," tegas Nusron dalam rapat pembahasan RAPBN-P 2010 antara DPR RI dengan Pemerintah dan BI, di Gedung DPR RI, Selasa (13/4/2010) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika BI tidak mampu meningkatkan target asumsinya, Nusron mengancam gaji Gubernur BI akan diturunkan. Ancaman tersebut disampaikan Nusron mengingat BI dianggap tidak mampu melakukan pengawasan terhadap bank dengan munculnya kasus Bank Century.

"Kalau enggak bisa, kita turunkan saja gajinya Gubernur BI karena pengawasannya jelek, sampai ada kasus Century. Ini bentuk reward dan punisment. Kalau perlu kita ubah aturan BI," ujarnya.

Menanggapi ancaman tersebut, Pjs Gubernur BI Darmin Nasution hanya tertawa. Sebelumnya, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2010 mencapai 5,7%.

Darmin menyatakan pertumbuhan ini akan ditopang perbaikan kinerja ekspor, konsumsi ruma tangga, dan investasi. Pada 2010, konsumsi rumah tangga akan tumbuh 4,8% dan investasi tumbuh hingga 9%. Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai kisaran 5,5-6%.

(nia/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads