Menurut Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Nusron Wahid, dengan kondisi perbaikan ekonomi dunia, Indonesia dianggap masih mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga kisaran 6,5-7%. Apalagi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 7-8% hingga tahun 2014.
"Angka 5,5% ini wajib kita ubah jadi 6,5-7%. Apalagi sampai tahun 2014 mencapai 7-8% harus dimulai dari pijakan sekarang," tegas Nusron dalam rapat pembahasan RAPBN-P 2010 antara DPR RI dengan Pemerintah dan BI, di Gedung DPR RI, Selasa (13/4/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau enggak bisa, kita turunkan saja gajinya Gubernur BI karena pengawasannya jelek, sampai ada kasus Century. Ini bentuk reward dan punisment. Kalau perlu kita ubah aturan BI," ujarnya.
Menanggapi ancaman tersebut, Pjs Gubernur BI Darmin Nasution hanya tertawa. Sebelumnya, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2010 mencapai 5,7%.
Darmin menyatakan pertumbuhan ini akan ditopang perbaikan kinerja ekspor, konsumsi ruma tangga, dan investasi. Pada 2010, konsumsi rumah tangga akan tumbuh 4,8% dan investasi tumbuh hingga 9%. Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai kisaran 5,5-6%.
(nia/ang)











































