Porsi Kredit Valas Merosot 23%

Porsi Kredit Valas Merosot 23%

- detikFinance
Rabu, 14 Apr 2010 10:50 WIB
Jakarta - Pengucuran kredit perbankan hingga Februari 2010 meningkat hingga 9,7%. Dari total pengucuran kredit itu, porsi kredit valas mengalami penurunan yang cukup besar hingga 23%, namun kredit dalam rupiah meningkat hingga 18%.

Berdasarkan data statistik perbankan Bank Indonesia (BI) yang dikutip detikFinance, Rabu (14/4/2010), pengucuran kredit perbankan hingga Februari 2010 mencapai Rp 1.428,7 triliun, naik dibandingkan pada Februari 2009 yang mencapai Rp 1.301,8 triliun.

Dari jumlah kredit itu, porsi kredit dalam rupiah mencapai Rp 1.229,3 triliun, naik 18% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1.041,7 triliun. Sedangkan kredit valas mengalami penurunan 23% dari Rp 260,14 triliun pada Februari 2009 menjadi Rp 199,48 triliun pada Februari 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penempatan dana di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) juga mengalami peningkatan 9,65% dari Rp 216,538 triliun pada Februari 2009 menjadi Rp 237,447 triliun pada Februari 2010.

Dana Pihak Ketiga (DPK) bank umum nasional juga meningkat 9% dari Rp 1771,09 triliun pada Februari 2009 menjadi Rp 1.931,638 triliun pada Februari 2010.

Peringkat 10 bank umum dengan DPK terbesar adalah:
  1. Bank Mandiri: Rp 287,258 triliun (14,87%)
  2. BCA: Rp 243,623 triliun (12,61%)
  3. BRI: Rp 231,606 triliun (11,99%)
  4. BNI: Rp 176,815 triliun (9,15%)
  5. Bank CIMB Niaga: Rp 86,355 triliun (4,47%)
  6. Bank Danamon: Rp 65,595 triliun (3,4%)
  7. Bank Panin: Rp 57,481 triliun (2,98%)
  8. Bank Permata: Rp 46,845 (2,43%)
  9. BII: Rp 45,186 triliun (2,34%)
  10. BTN: Rp 35,394 triliun (1,83%).
(qom/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads