Padahal, manajemen menjanjikan pengembalian dana pokok sebesar 25% tahun 2010 yang dicicil sebanyak empat kali dan dimulai pada bulan Maret 2010.
Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto mengatakan saat ini pihak manajemen masih menunggu kucuran dana dari BCI yang terhambat karena ada masalah teknis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timoer menambahkan, BCI menyarankan agar manajemen Bakrie Life mengkomunikasikan masalah ini kepada para nasabahnya. "Mudah-mudahan cepat selesai, kami diminta sabar dan mengkomunikasikan kepada nasabah karena pasti terbayar semua tahap I," tegas Timoer.
Dalam waktu dekat, lanjut Timoer manajemen pasti akan merealisasikan pembayaran tahap pertama nasabah Diamond Investa. "Hanya butuh waktu yang tidak terlalu lama," ujarnya tanpa memberitahukan kepastian tanggal.
Nasabah Diamond Investa Bakrie Life saat ini masih gusar menunggu cicilan dana mereka dibayarkan. Salah seorang nasabah mengakui bahwa sampai saat ini merasa cemas karena Manajemen Bakrie Life tidak menepati janjinya.
"Sampai sekarang belum dibayarkan, padahal kita menunggu terus. Karena pada awalnya mereka (manajemen) menjanjikan pada bulan Maret 2010 sesuai dengan SKB (Surat Kesepakatan Bersama)," tutur nasabah yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut.
Ia mengatakan, para nasabah telah menunggu satu tahun lebih sejak ditandatanganinya SKB tersebut. "Apakah sudah ada dananya atau tidak? Atau jangan-jangan hanya janji-janji palsu saja," kata dia.
Sebagaimana diketahui, manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011, dan sisanya 50% di 2012. Sebanyak 25% pada tahun 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga pada tahun 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012. Angsuran pokok sesuai skema tersebut, lanjut Timoer akan mulai dibayarkan pada akhir bulan Maret 2010.
Untuk diketahui Bakrie Life menderita gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar.
Skema pembayaran Angsuran Pokok dana tersebut yakni Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember 2011 (6.25%), dan terakhir pada Januari 2012 (50%).
(dru/dnl)











































