Pemerintah Terbitkan Surat Utang Rp 73,27 Triliun

Per 15 April

Pemerintah Terbitkan Surat Utang Rp 73,27 Triliun

- detikFinance
Senin, 19 Apr 2010 16:09 WIB
Jakarta - Sampai dengan 15 April 2010, Kementerian Keuangan telah menerbitkan surat berharga negara (SBN) sebanyak Rp 73,27 triliun atau 41,88% dari target penerbitan SBN bruto di 2010 yang sebesar Rp 175,6 triliun. Sudah ada 5 jenis surat utang yang diterbitkan.

Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto mengatakan, 5 jenis surat utang tersebut antara lain adalah Surat Utang Negara (SUN) reguler sebesar Rp 26,5 triliun, sukuk ritel sebesar Rp 8,03 triliun, zero coupon bond sebesar Rp 13,35 triliun, sukuk domestik Rp 6,83 triliun, dan Obligasi internasional sebesar Rp 18,55 triliun.

Penerbitan SBN tersebut, digunakan untuk membiayai pelunasan dan pembelian kembali SBN yang telah diterbitkan oleh pemerintah senilai Rp 38,33 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi secara netto, realisasi penerbitan SBN kita sebesar Rp 34,94 triliun," ujarnya dalam jumpa pers di Kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (19/4/2010).

Penerbitan surat utang ini juga diperlukan untuk penghapusan utang (amortisasi utang) sebesar Rp 129,47 triliun yang terdiri dari pinjaman luar negeri sebesar Rp 58,843 triliun dan penghapusan SBN sebesar Rp 70,632 triliun di tahun 2010.

"Dan juga ditambah penerusan pinjaman sebesar Rp 8,643 triliun. Jadi, total kebutuhan pembiayaan adalah Rp 236,129 triliun," ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, lanjut Rahmat, pemerintah masih akan menerbitkan SBN hingga akhir tahun nanti.

Dia menyebutkan, salah satu yang akan diterbitkan adalah Samurai bond yang masih akan diterbitkan atas penjaminan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) yang masih menyisakan penjaminan sebesar US$ 1,15 miliar.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads