Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Bank Danamon Sebastian Paredes dalam jumpa pers di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/4/2010).
"Dalam 3 bulan pertama di 2010 Danamon mencatatkan kinerja keuangannya yang terbaik selama ini, dan merupakan awal dari kinerja yang luar biasa awal tahun ini. Kredit kami di kuartal I-2010 terus tumbuh dan ongkos kredit membaik secara substansial atau turun 24%, ini menandakan prospek yang baik," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapatan operasional Danamon di kuartal I-2010 mencapai Rp 1,6 triliun, tumbuh 36% dibandingkan periode yang sama di 2009 yang sebesar Rp 1,19 triliun. Net interest margin tercatat 12,6% per akhir kuartal I-2010 dibanding kuartal I-2009 yang sebesar 10%.
Pada kuartal I-2010, rasio kecukupan modal (CAR) Bank Danamon mencapai 19,7%. Kemudian kredit tumbuh 2% menjadi Rp 64,4 triliun, dari kredit di kuartal I-2009 yang sebesar Rp 63,3 triliun.Sementara rasio kredit bermasalah (NPL) Bank Danamon turun menjadi 4% di kuartal I-2010.
"Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 25% untuk tabungan, dan giro tumbuh 14%. Nilai masing-masing adalah Rp 15,5 triliun dan Rp 7,5 triliun," tutup Sebastian. (dnl/qom)











































