PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan perolehan laba bersih di kuartal I-2010 sebesar Rp 2 triliun, naik 43,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,4 triliun.
Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo dalam jumpa pers di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (23/4/2010).
"Kenaikan laba bersih perseroan ini didorong oleh kenaikan laba operasi menjadi Rp 2,7 triliun. Pertumbuhan kredit juga ikut mendorong peningkatan laba bersih perseroan," ujar Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertumbuhan kredit tersebut diperkirakan lebih tinggi dari pertumbuhan kredit perbankan nasional," ujar Agus.
Di kuartal I-2010, persentase kredit bermasalah (NPL/Non Performing Loan) Bank Mandiri tercatat menurun menjadi 0,55% dari 1,46% di kuartal I-2009. Penurunan NPL ini terjadi karena restrukturisasi kredit macet yang dilakukan Bank Mandiri.
Jumlah dana masyarakat (Dana Pihak Ketiga/DPK) Bank Mandiri juga tercatat meningkat 15% menjadi Rp 312,9 triliun. Sementara itu, rasio kecukupan modal (CAR) Bank Mandiri juga tercatat meningkat menjadi 16%.
(dnl/ang)











































