Boediono: Jangan Ada Lagi Laporan 'Aneh' Dari Perbankan

Boediono: Jangan Ada Lagi Laporan 'Aneh' Dari Perbankan

- detikFinance
Rabu, 28 Apr 2010 12:37 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Boediono menegaskan kepada pengurus dan manajemen perbankan untuk berlaku jujur dalam pembuatan laporan keuangan, sehingga pengawas sektor keuangan bisa memberikan penilaian dan mampu mengatasi keadaan krisis secara lebih dini.

"Bukan hanya tugas pengawas tapi tugas masing-masing kita, menjaga dan mengingatkan sesama untuk melakukan sesuatu yang correct. Itu adalah aset atau bekal yang terbaik, jangan ada lagi laporan-laporan yang aneh-aneh. Tingkatkan coporate governance," ujarnya dalam pembukaan acara Apconex IV di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (28/4/2010).

Boediono mengatakan, kualitas informasi dan laporan yang baik dari perbankan diperlukan, agar kasus-kasus seperti saat krisis yang lalu tidak kembali terulang. Seperti diketahui, krisis tahun 1998/1999 menimbulkan permasalahan tentang penyelamatan Bank Century. Banyak terlihat berbagai penyimpangan yang dilakukan oleh pemilik Bank Century dan luput dari pengawasan Bank Indonesia (BI) sebagai regulator perbankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Judgement kita sebagai pelaku dan pengawas yakni kualitas infromasi, bukan hanya akurasi angka. laporan-laporan dari perbankan harus akurat. Sekarang jangan ada lagi alasan untuk menutup-tutupi, yang rugi kita semua, dan nggak usah window dressing," jelasnya.

Meskipun begitu Boediono bersyukur Indonesia bisa melewatu masa krisis ekonomi di 1998/1999 dengan baik. Bahkan Boediono berani mengatakan, Indonesia menjadi negara terbaik yang bisa melewati krisis ekonomi global yang cukup luas dampaknya.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads