Selama kuartal I-2010, total pendapatan Bank Permata meningkat 27% secara year on year ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional. Pendapatan bunga bersih meningkat 35% YoY hingga mencapai Rp 782 miliar.
Pada kuartal tersebut, Bank Permata juga getol berinvestasi di bidang teknologi dan SDM sehingga memberikan dampak terhadap kenaikan biaya sebesar 20% secara year on year.
Untuk kredit, Bank Permata berhasil mencatat pertumbuhan 15% menjadi Rp 41 triliun. Total aset tumbuh 15% YoY menjadi Rp 62 triliun, sehingga makin memperkuat posisi Bank Permata sebagai salah satu bank terbesar dari 10 bank di Indonesia dari sisi aset.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11% YoY hingga mencapai Rp 46 triliun di akhir Maret 2010. Meskipun deposito meningkat 2% menjadi Rp 26,8 triliun, Giro dan Tabungan masing-masing meningkat 12% dan 44% menjadi Rp 9,5 triliun dan Rp 10,0 triliun sehingga komposisi dana murah (CASA) mengalami perbaikan menjadi 42% dari 37% tahun lalu.
Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di posisi 86%. Sedangkan CAR per 31 Maret 2010 mencapai 13,9%, jauh diatas ketentuan minimal BI sebesar 8%
"Kinerja yang kuat ini mencerminkan bahwa kami telah mencapai banyak kemajuan dalam perjalanan transformasi," jelas Dirut Bank Permata, David Fletcher dalam siaran persnya, Kamis (29/4/2010). (qom/dnl)










































