Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali, BRI menginginkan proses akuisisi ini selesai secepatnya, bahkan ditargetkan selesai tahun ini. Apalagi Menteri BUMN Mustafa Abubakar sudah mendesak BRI untuk segera mengakuisisi Bank Agro.
"Kami ingin sebesar-besarnya. Kalau dapat 75% ya alhamdulillah. Masih harus negosiasi. Mudah-mudahan dalam bisa secepatnya, tahun ini," ungkapnya ketika ditemui di Gedung BRI, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (30/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses akuisisi ini, menurut Ali, baru berjalan 50-60%. Padahal sebelumnya Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan proses ini sudah mendekati final atau sudah sampai 90%.
"Masih harus proses izin ke Bapepam-LK, kemudian harus RUPS juga untuk meminta persetujuan," jelasnya.
Menurut data yang didapat dari Bursa Efek Indonesia (BEI), 96,11% saham Bank Agro saat ini dimilik oleh Dana Pensiun Perkebunan.
(wep/dnl)











































