"Kita anggap kalau inflasi itu masih seperti APBN-P 2010 yaitu 5,3% maka sebetulnya BI rate kita masih bisa tetap 6,5% sampai akhir tahun. Kita upayakanlah," ujar Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (3/5/2010).
Menurut Darmin, angka inflasi merupakan indikator utama dalam perhitungan penetapan BI rate sehingga kenaikan inflasi akan sangat berpengaruh kepada besaran BI Rate.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait inflasi April 2010 yang mencapai 0,15% karena kenaikan harga beberapa barang komoditas, Darmin menyatakan kenaikan harga-harga tersebut sudah diperkirakan sebelumnya.
"Yang namanya harga itu kan bisa suatu saat naik, pada saat yang lain dia membaik lagi. Dari awal kita sudah sadari bahwa tahun ini, kenaikan pasti muncul. Tapi munculnya kapan, kita tidak bisa prediksikan kapan persisnya," ungkapnya.
(epi/dnl)











































