"Pada dasarnya ini pengembangan sumber daya manusia. Apa yang lebih dan kurang dari mereka dan dari kita bisa saling belajar," kata Deputi Gubernur BI Muliaman D. Hadad di Jakarta, Senin (3/4/2010).
Ia mengatakan, dalam kerjasama tersebut akan diselenggrakan pelatihan untuk para pelatih (training of trainer) di lingkungan bank sentral tersebut. Dengan begitu, para mentor tersebut bisa menurunkan ilmu barunya kepada anak didik barunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pelatihan seperti ini akan dilakukan secara berkelanjutan dengan topik yang berbeda-beda. Namun tetap, yang akan diberi pelatihan adalah para mentor yang nantinya bisa menurunkan ilmunya.
Ia menambahkan, saat ini banyak tuntutan pengawasan perbankan untuk diperketat semakin gencar. Menurut Muliaman, pengetatan pengawasan maupun pelonggaran pengawasan diharapkan bisa meyakinkan bank yang diawasi berperan dalam membantu perekonomian.
"Jangan sampai ada bank yang secara pengelolaan prudent tapi tidak terlalu prudent untuk memberi kredit," ujarnya.
(ang/dnl)











































