Bankir Malaysia Ikut Kehilangan Sri Mulyani

Laporan dari Kuala Lumpur

Bankir Malaysia Ikut Kehilangan Sri Mulyani

- detikFinance
Jumat, 07 Mei 2010 12:59 WIB
Kuala Lumpur - Pengunduran diri Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan tidak hanya disesalkan oleh masyarakat dan pelaku ekonomi di Indonesia saja. Para investor dan pelaku ekonomi di negara tetangga Malaysia juga merasa kehilangan dengan kepergian Sri Mulyani.

CEO CIMB Group Dato' Sri Nazir Razak sempat menyatakan, kepergian Sri Mulyani sebagai Managing Director Bank Dunia bisa menjadi suatu hal yang positif bagi Indonesia untuk menempatkan dirinya di konstelasi dunia.

"Itu hal yang bagus untuk Indonesia dalam meningkatkan posisinya di tingkat dunia. Namun ini suatu kehilangan yang besar bagi industri finansial di Indonesia," jelas Nazir dalam jumpa pers usai RUPS CIMB Group di Sime Derby Convention Center, Kuala Lumpur, Jumat (7/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nazar mengatakan, pihak CIMB Group yang juga mempunyai bisnis besar di sektor keuangan di Indonesia, berharap pemerintah dapat mencari pengganti yang sekaliber dengan Sri Mulyani, sehingga bisa dengan mudah mendapat kepercayaan dari pasar dan para investor.

"Kami sebagai pelaku industri keuangan di Indonesia, menginginkan pengganti yang memilik kemampuan equal dengan Sri Mulyani," cetusnya.

Sri Mulyani akan segera meninggalkan posnya sebagai Menkeu untuk menjadi Managing Director di Bank Dunia per 1 Juni 2010. Mundurnya Sri Mulyani pada Rabu lalu sempat mengguncangkan pasar finansial Indonesia.

Kini semua pihak sedang mencermati siapa calon pengganti Sri Mulyani. Beberapa nama yang disebut untuk menggantikan Sri Mulyani adalah Anggito Abimanyu (Kepala Badan Kebijakan Fiskal), Armida Alisjahbana (Menteri PPN/Kepala Bappenas), Agus Martowardojo (Dirut Bank Mandiri), Darmin Nasution (pjs Gubernur BI).

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads