Mimpi CIMB Group Kuasai Perbankan ASEAN

Laporan dari Kuala Lumpur

Mimpi CIMB Group Kuasai Perbankan ASEAN

- detikFinance
Jumat, 07 Mei 2010 17:02 WIB
Mimpi CIMB Group Kuasai Perbankan ASEAN
Kuala Lumpur - Perusahaan investment banking yang bermarkas di Malaysia, CIMB Group mempunyai mimpi besar untuk merajai perbankan di regional ASEAN. Berbagai strategi disiapkan perseroan di tahun 2010 ini.

Seperti diketahui, CIMB Group sampai saat ini telah melakukan ekspansi di 3 negara ASEAN selain Malaysia sebagai basis mereka, yaitu Indonesia melalui Bank CIMB Niaga, Singapura dengan CIMB Singapore, lalu Thailand melalui Bank Thai. Total aset CIMB Group per 31 April 2010 mencapai US$ 66 miliar.

CEO CIMB Group Dato' Sri Nazir Razak mengatakan, CIM Group akan membesarkan semua anak-anak usahanya di ASEAN, bahkan berencana untuk berekspansi di negara-negara ASEAN lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akan segera membuka usaha di Kamboja dan Vietnam dalam waktu dekat. Jadi dengan adanya bank milik CIMB di negara-negara ASEAN, maka para nasabah dapat melakukan transaksi perbankan di tiap negara di ASEAN," tutur Nazir dalam jumpa pers di Kuala Lumpur, Jumat (7/5/2010).

Di Indonesia, Nazir mengakui, pertumbuhan bisnis perbankan melalui CIMB Niaga meningkat pesat, apalagi pasca merger Bank Niaga dan Bank Lippo di tahun 2009 lalu. Demikian juga dengan bisnis perusahaan sekuritasnya.

"Bisnis kami di Indonesia menyumbang 20% dari keseluruhan. Di 2015 akan kami tingkatkan hingga mencapai 40%. Karena bisnis kita di Indonesia sangat bullish di tahun 2009 lalu," ujar Nazir.

Di Indonesia, Bank CIMB Niaga telah diberikan lampu hijau untuk melakukan akuisisi sebuah perusahaan pembiayaan (multifinance), meskipun nilai dan ukuran perusahaan yang akan diakuisisi tidak besar.

"Sudah ada shortlist daftar perusahaan yang akan kami akuisisi. Size-nya tidak besar, mungkin pangsa pasarnya hanya 5%, tapi kita cari yang berpotensi besar untuk berkembang," ujar Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid di tempat yang sama.

Arwin mengatakan, Bank CIMB Niaga juga akan mengembangkan usaha syariahnya di Indonesia, karena CIMB Group merupakan leader di bidang syariah banking di dunia.

"Bisnis syariah Indonesia masih kalah dari Malaysia. Di sini aset perbankan syariah masih 3%, sementara di Malaysia sudah mencapai 18%. Ke depan, setiap kantor cabang kami di Indonesia akan memberikan pelayanan syariah dan pembiayaan juga akan kami tingkatkan," tutur Arwin.

Bahkan untuk memperkuat permodalannya, lanjut Arwin, CIMB Niaga berencana untuk menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) pada medio 2010 ini. Besarannya mencapai Rp 1,5 triliun sampai Rp 2 triliun.

Untuk diketahui, berikut besarnya jaringan bank milik CIMB Group di 4 negara:

  • Thailand: 147 cabang, 459 ATM, 3.588 karyawan, dan 700 ribu nasabah
  • Malaysia: 323 cabang, 2.052 ATM, 19.227 karyawan, dan 6 juta nasabah
  • Singapura: 2 cabang, 5 ATM, 900 karyawanm dan 131 ribu nasabah
  • Indonesia: 659 cabang, 1.262 ATM, 11.637 karyawan, dan 2,7 juta nasabah.

IPO Bank Thai

Kemudian rencana paling anyar CIMB Group di tahun ini adalah melakukan IPO (Initial Public Offering) pada anak usahanya yang berada di Thailand, yaitu Bank Thai pada bulan Juli 2010 ini.

"Kita akan melakukan IPO terhadap anak usaha kami di Thailand. Rencananya akan dilepas 100 juta saham ke pasar, itu sudah ditambah dengan saham bonus," tuturnya.

Target dana yang akan dihimpun dari IPO ini, jelas Nazir, adalah sebesar 700 juta hingga 800 juta ringgit Malaysia.

(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads