"Untuk pembobolan kartu debet dan kartu ATM saat ini sudah tidak ada lagi. Atau dengan kata lain sudah zero fraud saat ini," ujar Kepala Biro Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Aribowo di sela acara Swift Business Forum di Hotel Mandarin, Jakarta, Selasa (11/05/2010).
Berdasarkan laporan terakhir yang masuk ke BI, pembobolan kartu debet atau kartu ATM hanya mencapai Rp 8 miliar. "Itu sampai bulan Maret 2010, tidak ada penambahan lagi," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan yang memang lebih dulu siap melakukan migrasi, lanjut Aribowo adalah BCA.
Saat ini BI mencatat pemegang kartu debet dan ATM sebanyak 45 juta. "Dibutuhkan waktu hingga 4-5 tahun untuk mengganti seluruh kartu debet atau kartu ATM menjadi berbasis chip. Dengan biaya satu kartu itu mencapai US$ 1-2," pungkasnya.
(dru/dnl)











































