ATM di Indonesia Sudah Bebas Pembobolan

ATM di Indonesia Sudah Bebas Pembobolan

- detikFinance
Selasa, 11 Mei 2010 12:27 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) kini tidak lagi menemukan laporan pembobolan kartu debet atau kartu ATM. Dengan kata lain Indonesia kini telah bebas dari fraud atau pembobolan kartu debet maupun kartu ATM.

"Untuk pembobolan kartu debet dan kartu ATM saat ini sudah tidak ada lagi. Atau dengan kata lain sudah zero fraud saat ini," ujar Kepala Biro Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Aribowo di sela acara Swift Business Forum di Hotel Mandarin, Jakarta, Selasa (11/05/2010).

Berdasarkan laporan terakhir yang masuk ke BI, pembobolan kartu debet atau kartu ATM hanya mencapai Rp 8 miliar. "Itu sampai bulan Maret 2010, tidak ada penambahan lagi," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai implementasi kartu debet atau ATM berbasis chip, Aribowo mengatakan 3 bank telah melakukan uji coba. "Bank Permata, BCA, dan Bank Mandiri," katanya.

Dan yang memang lebih dulu siap melakukan migrasi, lanjut Aribowo adalah BCA.

Saat ini BI mencatat pemegang kartu debet dan ATM sebanyak 45 juta. "Dibutuhkan waktu hingga 4-5 tahun untuk mengganti seluruh kartu debet atau kartu ATM menjadi berbasis chip. Dengan biaya satu kartu itu mencapai US$ 1-2," pungkasnya.
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads