Maybank Juga Ingin 'Mejeng' di Bursa Indonesia

Maybank Juga Ingin 'Mejeng' di Bursa Indonesia

- detikFinance
Jumat, 14 Mei 2010 11:10 WIB
Maybank Juga Ingin Mejeng di Bursa Indonesia
Kuala Lumpur - Selain CIMB Group, bank terbesar Malaysia, Malayan Banking Bhd (Maybank) juga ingin mencatatkan sahamnya di Bursa Indonesia. Sama halnya dengan CIMB, Maybank juga sedang menunggu aturan dual listing dari Bapepam.

"Ada sejumlah keuntungan bagi kami untuk melakukan (dual listing) itu. Ini jelas akan meningkatkan visibilitas kami," ujar Abdul Wahid Omar, chief executive officer Maybank seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/5/2010).

Maybank saat ini tercatat memiliki bank di Indonesia, setelah menguasai saham PT Bank International Indonesia Tbk (BII). Maybank awalnya membeli 55,51% saham BII dari konsorsium Sorak Financial Holdings Pte Ltd. Maybank melanjutkannya dengan tender offer sisa saham publik sehingga kini sudah menguatai 97,1% saham BII.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CEO CIMB Group Dato' Sri Nazir Razak sebelumnya juga mengungkapkan keinginannya untuk mencatatkan sahamnya di Indonesia. Namun keinginan itu terpaksa ditunda karena belum adanya aturan listing perusahaan asing di Indonesia dari Bapepam.

Nazir mengatakan tujuan CIMB Group untuk dual listing di Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada para pelaku pasar di Indonesia sehingga bisa memiliki saham CIMB Group. CIMB Group kini juga tercatat menguasai bank di Indonesia yakni CIMB Niaga, yang merupakan peleburan dari Bank Lippo dan Bank Niaga.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads