"BNI dan BRI keuntungan jauh di bawah Bank Mandiri. Bank Mandiri lebih kecil persentasenya (bonus) dari BNI," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (14/5/2010).
Rencananya pada Senin (17/5/2010) pekan depan Bank Mandiri akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS). Pada RUPS itu akan juga ditetapkan tantiem atau bonus bagi para direksi Bank Mandiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tunggu saja rapat besok (senen)" ujar Mustafa.
Mustafa menjelaskan persentase tantiem untuk direksi Bank Mandiri akan lebih kecil dari Bank BRI dan Bank BNI karena tingkat keuntungan Bank Mandiri lebih besar. Dengan persentase yang lebih kecil ini, maka secara nominal bonus yang diterima direksi bank BUMN tidak akan njomplang.
"Bukan nominalnya tapi persentasenya kecil. Itu yang azas keadilan," jelasnya.
Mengenai posisi Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo apakah akan dilanjutkan, Mustafa enggan berkomentar banyak. Namun jika melihat kinerja Agus Martowardojo selama memegang Bank Mandiri tentunya public sudah bisa menilainya.
"Yah, anda bisa menduga sendiri dengan capaian-capaiannya. Jangan dari saya, kita sabar aja tinggal sehari lagi (Senen)," jelasnya.
Sebelumnya, RUPS BNI menyetujui pemberian bonus atau tantiem kepada jajaran direksi BNI sebesar 2,29% dari laba bersih atau Rp 56,7 miliar. BNI membukukan laba bersih sebesar Rp 2,48 triliun pada tahun 2009 sesuai RUPS beberapa waktu lalu.
Sementara Bank Mandiri berhasil membukukan laba bersih hingga Rp 7,16 triliun, naik 34,7% dibandingkan tahun 2008.
(hen/qom)











































