"Penurunan tipis tersebut disebabkan karena terpengaruh penurunan penempatan ke Malaysia sebesar 50% sehubungan dengan kebijakan moratorium," ungkap Senior Analis Informasi dan Lisensi Sistem Pembayaran Direktorat Akuntansi Sistem Pembayaran BI, Ida Nuryanti di Gedung Bank Indonesia, Jalan Budi Kemulyaan, Jakarta, Jumat (14/5/2010).
Secara kumulatif penempatan TKI selama tahun 2009 mencapai 636,8 ribu orang atau turun 15% dari tahun sebelumnya. Penurunan penempatan TKI tersebut terutama terjadi pada wilayah Asia yang mengalami penurunan sebesar 33% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan wilayah penempatan Timur Tengah mengalami kenaikan sebesar 11,7%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data BI, dana remitasi yang masuk ke kawasan Asia sepanjang Januari 2010 mencapai US$ 279,42 juta. Ke Timur Tengah dan Afrika US$ 228,72 juta, Amerika US$8,58 juta, serta Eropa dan Australia US$ 8,32 juta.
Sementara berdasarkan negara tujuan penempatan TKI, Malaysia masih menjadi sumber inflow Worker's Remintance (WR) terbesar dari kawasan Asia Pasifik mencapai 67,1%, diikuti Hongkong 13,3 %, dan Singapura 6,2 %.
Ia menambahkan, untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika negara asal remitansi terbesar berasal dari Arab Saudi 81,9 % serta UEA 6,9 %. "Kawasan Amerika dan Eropa inflow WR terbesar masih berasal dari USA sebesar 50,8%," pungkasnya.
(dru/dnl)











































