Demikian disampaikan oleh Direktur Utama BTN Iqbal Latanro dalam Konferensi Persnya usai RUPS BTN di Kantor Pusat BTN, Jakarta, Rabu (19/05/2010).
"RUPS memutuskan untuk memberikan penghargaan kepada direksi dan komisaris berupa tantiem. Memang nominalnya sekarang 3,25% dari laba bersih yang sebesar Rp 491 miliar. Itu dibagi seluruh direksi dan komisaris," ujar Iqbal.
Selain itu, lanjut Iqbal, dibagikan juga dividen sebesar 45% dari laba bersih tahun buku 2009. "Diputuskan juga dalam RUPS untuk bagi deviden 45% atau Rp 15 per lembar sahamnya. Ini persentase terbesar diantara bank BUMN lain," ungkap Iqbal.
Sementara itu, Iqbal juga mengungkapkan adanya penambahan komisaris baru yakni Deswandi Agusman.
"Deswandi merupakan mantan Dirjen Kemenkop, sebelumnya juga pernah menjabat sebagai komisaris di bank Permata pada tahun 2006," tandasnya.
(dru/ang)











































