DPR: Sofyan Basir Bisa Pimpin Bank Mandiri

DPR: Sofyan Basir Bisa Pimpin Bank Mandiri

- detikFinance
Kamis, 20 Mei 2010 11:31 WIB
Jakarta - Kursi Direktur Utama Bank Mandiri akan segera kosong setelah Agus Martowardojo ditunjuk sebagai menteri keuangan. Sofyan Basir yang kini memimpin BRI bisa menjadi salah satu kandidat untuk memimpin Bank Mandiri.

Hal ini dituturkan Achsanul Kosasih, Fungsionaris Demokrat dan Anggota Komisi XI DPR RI dihadapan wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/5/2010).

"Perbankan pasti mengalami perubahan. Hari ini BRI masih dipimpin pak Sofyan Basir tapi suatu saat dianggap berhasil memimpin BRI, Pak Sofyan bisa diminta memimpin Bank Mandiri," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Sofyan bisa menempati posisi Dirut Bank Mandiri karena perbedaan aset kedua bank BUMN itu tidak terlampau jauh.

"Direktur BRI Sofyan Basir bisa menggantikan posisi Agus. Karena perbedaan aset kedua bank tidak terlalu jauh. BRI Rp 337 triliun dan Mandiri  Rp 370 Triliun. Bedanya hanya sekitar Rp 40 sampai Rp 45 Triliun saja," jelasnya.

Ditambahkannya, kedepan perbankan diharapkan bisa fokus pada satu permasalahan.

"Saya ingin agar perbankan menjadi bank-bank yang betul-betul fokus pada satu permasalahan. Nanti akan ada grand desain perbankan," ujarnya.

Dijelaskan Achsanul, kedepan bank akan fokus pada satu hal saja. Hal ini menurutnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"BNI akan betul-betul berkonsentrasi pada bank pembangunan. Jadi mulai pembangunan proyek jalan Tol, infrastruktur, pabrik dan semacamnya," ujarnya.

"BRI akan fokus pada usaha kecil dan akan mengakuisisi Bukopin rencananya. Kalau Bukopin diambil, syaratnya satu dia harus jadi bank pertanian dan bisa bersinergi dengan BRI. Sementara Bank Mandiri akan difokuskan pada nasabah-nasabah yang berpotensi ekspor," imbuhnya.

RUPS Bank Mandiri pekan lalu baru saja mengesahkan Agus Martowardojo untuk menjadi Dirut pada periode kedua. Namun kemarin, Presiden SBY telah mengumumkan penunjukan Agus untuk menjadi menkeu menggantikan Sri Mulyani. Sementara BRI pada hari ini baru akan menggelar RUPS dengan salah satu agenda pergantian direksi dan komisaris.

(dip/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads