Demikian disampaikan Direktur Utama BBRI, Sofyan Basir seusai Paparan Publik di kantornya, gedung BRI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Kamis (20/5/2010).
"Pasti akan tumbuh sesuai anggaran, bisa naik 30% lebih," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajeman BBRI juga menegaskan, bahwa proses akuisisi Bank Agroniaga akan tuntan di kuartal III 2010. Perseroan akan memiliki saham mayoritas, diatas 70%.
"Sudah, sudah dalam proses akhir. Kita akan lebih dari 70%. Tapi kita tidak agendakan kali ini. Dalam RUPSLB selanjutnya," paparnya.
Ke depan, ditegaskan, BRI dan Bank Agro akan berjalan masing-masing sesuai dengan core business mereka.
Ditambahkannya, program KUR perseroan yang diperuntukkan untuk kalangan Tenaja Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri, dipastikan akan cair. Ini penting, agar TKI tidak lagi perlu menggadaikan hartanya untuk dapat bekerja di luar negeri.
"Mereka kan sudah pro job. TKI jadi masuk progran KUR. Kami akan bekerja sama dengan PJTKI untuk memfasilitasi ini," ucapnya.
(wep/dro)











































